R16 Indonesia Review

Satu lagi kompetisi bboy bertaraf internasional hadir di Indonesia.
Adalah R16 yang kali ini menghampiri Indonesia. Kompetisi tahunan yang berpusat di Korea Selatan ini untuk pertama kalinya menggelar babak kualifikasi di Indonesia pada 25 dan 27 April 2014 di Kota Kasablanka, Jakarta.

Bagi anda yang belum mengenal apa itu R16 (meski probabilitasnya amat kecil, kecuali anda tidak mengenal tekhnologi bernama internet dalam kurun waktu lima tahun terakhir), R16 adalah kompetisi bboy internasional tahunan yang diadakan di Korea Selatan dengan sponsor utama Organisasi Pariwisata Korea dan Kementrian Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata Korea Selatan. Pada tahun 2014 ini R16 telah memasuki edisi ke-8 sejak pertama kali diselenggarakan pada 31 Mei 2007.

Sebagai salah satu kompetisi paling kondang dan bergengsi di atas planet bumi tentu saja R16 Indonesia mengundang animo yang luar biasa dari puluhan crew di tanah air yang sayangnya tidak semua bisa mengikuti kompetisi karena hanya24 slot peserta yang tersedia sehingga hanya 24 crew yang beruntung bisa merasakan sistem penjurian O.U.R System yang tersohor dan sempat menimbulkan banyak pro dan kontra di skena breakin dunia itu.R16 Indonesia, yang terselenggara atas kerjasama Korea Tourism Organization (KTO), Cartel Creative, Bboyindo dan Big Entertainment, mendatangkan lima orang juri internasional, yaitu: Dyzee, Physicx, Issue, Cho dan G-1.

Para penunggang dari timur Jakarta, East Rider Crew (ERC), keluar sebagai pemuncak dan menjadi jawara R16 Indonesia yang pertama dalam sejarah, setelah beberapa bulan sebelumnya  mereka juga sukses menjadi juara Battle Of The Year Indonesia yang pertama. East Rider a.k.a The Mischievous menjadi juara setelah mengalahkan Killa Beat di babak final.Sebagai juara R16 Indonesia East Rider akan mewakili Indonesia di R16 South East Asia di Singapura pada bulan Juni mendatang, yang juaranya akan maju ke R16 World Final di Korea. (rytroc)